Rabu, 17 November 2010

Kampus Banggris, Bayangan Berjilbab Putih

Begadang semalaman mengerjakan tugas kuliah -2 tugas, 1 makalah dan 1 rangkuman- membuatku sedikit merasa lemas. Badan rasanya capek tapi tak sedikitpun kantuk menyerang. Berangkat kuliah pagi bukanlah pilihan tepat setelah begadang. Bapak pun sempat menyarankan untuk tidak pergi kuliah, dan tidur aja di rumah. Tapi kalau aku nggak berangkat kuliah percuma dong semalam begadang mengerjakan tugas itu.
Tak seperti biasa, aku berangkat kuliah memakai tas selempang. Biasanya memakai tas ransel. Tas andalan. Karena berat tas menjadi seimbang di kedua pundak. Sedangkan kalau memakai tas selempang, berat tas bertumpu pada satu sisi saja.
Dan tak biasanya pula aku berangkat tanpa memakai jaket. Jaketku hanya kutaruh di jok motor, barangkali percobaanku tak memakai jaket akan gagal jadi kapanpun aku bisa memakai jaket. Tidak memakai jaket artinya tidak ngebut, kalau ngebut pastilah kerudungku akan menjadi bendera yang berkibar-kibar ke atas dengan resiko terbuka hingga batas helm. Lagipula ngebut di saat mengantuk begini hanya akan membuat jantung jadi tak sehat. Berbahaya. Apalagi aku adalah tipe orang yang bisa tidur sambil mengendarai motor. Hal itu sudah sering kulakukan ketika masih di SMK. Hasilnya, sekarang aku ahli mengendarai motor sambil tertidur. Hehehe… (Bangga punya bakat yang aneh.. --“)
Sampai di kampus banggris, aku benar-benar kesal. Kelas kami gabung dengan anak kelas A sore dan mereka yang akan maju presentasi makalah. Dan pak kating(ketua tingkat) nggak memberi tau warganya kalau kelas sore yang presentasi. Tapi untung aja makalah pelajaran itu nggak kukerjakan terlebih dulu karena aku lebih fokus ke rangkuman konsep dasar IPA. Kalau belum selesai makalahnya bukanlah suatu masalah kalau ga presentasi.  Xixixixi.. :3
Aku yang sudah merasa lemes sedari di rumah, memilih untuk jalan-jalan di sekitar kampus. Kampus terasa sepi sekali, mungkin jurusan lain nggak kuliah karena besok sudah Idul Adha jadi cuma beberapa kelas saja yang turun. Aku jalan menuju kolam di belakang kelas PAUD, dangkal? Mungkin.. Aku nggak tau tepatnya dan buat apa juga tau hal begituan. Impianku jadi peneliti kelautan udah lenyap. Aku hanya memandangi kolam itu, bosan, dan pergi. Ada yang ga beres di pohon di pinggir kolam tempatku berdiri tadi. Ga mau tau ah~ (==a)
Di tembok yang berhadapan dengan kolam ada beberapa pamflet kampanye untuk pemilihan presiden BEM. Pendapatku, aku tak peduli!! Nggak hanya pamflet kampanye tapi ada juga info acara-acara yang diadakan. Waktu sedang kubaca, aku melihat bayangan seorang wanita berjalan perlahan –maklum, masih pagi, jadi wajar kalau nggak terburu-buru-. Merasa ingin sendirian dan nggak nyaman ada yang datang, aku pergi tapi sebelum pergi aku menoleh ke arah wanita itu datang.. Tak ada siapapun.. Padahal tadi berjalan ke arahku. Ku ingat-ingat lagi. Perempuan itu memakai kerudung putih, baju putih, dan rok putih tapi rok terseret ke belakang seperti gaun pengantin ala eropa. Aku yakin ia berjalan ke arahku.
Ku paksa berpikir kalau itu hanya khayalanku, dan kucoba baca pamflet lagi. Deg.. wanita itu masih berjalan ke arahku. Melewati belakangku. Tapi, lagi-lagi tak ada siapapun. Jadi? Who is she? Whatever?
Mulai lemas lagi, aku pergi ke kelas. Siapa wanita itu? Entah.. Hal yang gaib kan memang ada, toh selama ini aku sudah mengalami banyak hal. Dan aku senang tak merasa sendiri, asal tak merasa waspada dan terancam saja.. Beginilah pengalamanku di salah satu pagi dari ratusan pagi yang telah kulalui di kampus banggris UnMul ini. Cukup aku saja yang ngalamin, orang lain nggak usah.. Karena ini bukanlah sesuatu yang menyenangkan untuk dialami..

*kalau kalian punya kisah di kampus banggris, cerita ke aku ya.. :D

0 komentar:

:f :D :x B-) b-( :@ x( :? ;;) :-B :| :)) :(( =(( :s :-j :-p

Poskan Komentar

Yang baca wajib coment.. ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...