“Aku nggak mau wudhu di wcnya. SEREM!!!”
Tegasku.
“Memangnya kenapa ukh??” Temanku
penasaran, padahal dia merasa ringan aja wudhu di wc itu.
“Serem. Males ah.. Ogah!!” Aku ngambek.
Padahal setelah ngawas di sekolah ini, aku harus pergi ke beberapa tempat di
sekitaran pusat kota tapi tempat wudhunya ini lho yang susah dicari. Kebanyakan
juga masjid tempatnya wudhu akhwatnya terbuka. Kadang gabung sama ikhwan.
“Anty ada ngliat sesuatu ya?” Tanyanya
tanpa basa-basi.
Aku bingung mau jawab apa. “Nggak kok” Aku
ragu.
“Anty masih sering ngeliat yang begituan
ya?” Tanyanya lagi. Kali ini temanku yang lain ikut mendekat.
“Nggak!!” Aku salah tingkah.
“Anty masih bisa liat yang begituan ya??”
Dia ga mau nyerah bertanya.

